Showing posts with label Olahraga. Show all posts
Showing posts with label Olahraga. Show all posts
PORSENI Kwarnas Tahun 2012

PORSENI Kwarnas Tahun 2012


talign
Memiliki jiwa raga yang sehat adalah modal utama untuk dapat menjalankan aktivitas sehari-hari. Hingga Kwarnas Gerakan Pramuka tak luput membuat kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) yang berlangsung pada tanggal 9-31 Maret 2012.

Menurut Kak Fathudin, Kepala Biro Keuangan Kwarnas yang menjabat sebagai Ketua Porseni 2012, tujuan kegiatan ini adalah “Mengolahragakan karyawan dan melatih untuk selalu bersikap sportif dan menjalin persaudaraan antar sesama,”

Porseni ini yang dibuka oleh Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, di GOR Taman Rekreasi Wiladatika Cibubur yang ditandai dengan dengan devile peserta oleh Karyawan Buperta, PT. Madu Pramuka, Taman Rekreasi Wiladatika dan Kwarnas yang mengangkat tema"Sehat, Sportif dan Peduli Sesama".

“Saya berharap tujuan itu dapat dilaksanakn sebaik-baiknya. Selain dapat meningkatkan rasa persaudaraan, masing-masing dapat membiasakan berolahraga sehari-hari,” ungkap Ketua Kwarnas yang melakukan serve (pemukulan bola volley) sebagai tanda pembukaan Porseni kali ini.

http://pramuka.or.id
[Humas Kwarnas]

Bale Fit Lawan Milan

Peluang AC Milan untuk membalikkan keadaan demi satu tiket ke delapan besar Liga Champions musim ini kian terjal. Kehadiran Gareth Bale di skuad Tottenham Hotspur menjadi pemicunya.

Bale Fit Lawan Milan

LONDON - Peluang AC Milan untuk membalikkan keadaan demi satu tiket ke delapan besar Liga Champions musim ini kian terjal. Kehadiran Gareth Bale di skuad Tottenham Hotspur menjadi pemicunya.

Setelah terpeleset di leg pertama usai dikalahkan Spurs 0-1 di San Siro, Rabu dini hari kemarin, Rossoneri memang masih berpeluang lolos dengan syarat menang dengan agregat dua gol saat bertandang ke White Hart Lane di leg kedua, 10 Maret mendatang.

Namun, misi Zlatan Ibrahimovic dkk membalikkan keadaan dipastikan bakal sulit. Pasalnya, di pertemuan kedua nanti, kubu Spurs diprediksi sudah kembali diperkuat bintang andalannya Gareth Bale yang absen di laga perdana. Menurut pengakuan pelatih The Lilywhites Harry Redknapp, kondisi cedera punggung Bale terus mengalami perkembangan signifikan, dan membuatnya berpeluang tampil saat timnya menjamu 'Iblis Merah Italia.'

"Saya terus memantau perkembangannya dan dia mengalami kemajuan yang siginifikan," tutur Redknapp sebagaimana dikutip Sky Sports, Sabtu (19/2/2011).

"Harapan saya, dia segera fit dan kembali memperkuat tim. Kecepatan Bale dan Aaron Lennon akan membuat penampilan kami jauh lebih baik," tandasnya seraya menegaskan kekuatan utama timnya ada di sektor sayap yang diisi Lennon di kanan dan Bale di kiri.

Meski timnya berada pada posisi yang lebih diuntungkan berkat gol semata wayang Peter Crouch di leg pertama lalu, namun Redknapp menilai peluang timnya gugur masih cukup besar. Sebab, dia menilai Milan memiliki sejumlah pemain berpengalaman yang tahu bagaimana caranya menghadapi situasi sulit.

"Saya yakin mereka akan menuntus balas di pertemuan kedua nanti," urai Redknapp singkat sambil mengingatkan anak asuhnya untuk tampil fokus sepanjang laga.

 

Sumber: http://sport.id.msn.com

Nasib Okto di Timnas Diputuskan Besok

Nasib Okto di Timnas Diputuskan Besok Pelatih Tim Nasional Indonesia U-23, Alfred Riedl akan menentukan nasib Oktovianus Maniani besok, Selasa, 1 Februari 2011. Sebelumnya, Riedl akan berbicara empat mata dengan gelandang Sriwijaya FC tersebut.

Nasib Okto di skuad Garuda jadi tak tentu, setelah dia meninggalkan pemusatan latihan sejak 27 Januari lalu. Aksi ini telah membuat Riedl berang dan mengancam akan menjatuhkan sanksi bagi mantan pemain Persitara tersebut.

Okto kabur karena ingin membela SFC saat tur ke Papua. Namun setelah tampil lawan Persipura, kemarin, Okto memutuskan kembali lagi ke Jakarta.

Menurut Riedl, Okto sudah berada di Hotel Ibis, Jakarta. Namun, pelatih asal Austria itu mengaku belum menemui dan berbicara dengan gelandang lincah itu. "Saya tidak bisa bicara banyak soal Okto saat ini. Yang saya dengar, sekarang dia sudah di hotel," kata Riedl kepada wartawan seusai latihan sore Timnas di Senayan, Senin, 31 Januari 2011.

"Besok pagi saya akan berbicara dengannya. Asisten Pelatih, Widodo C. Putra dan Wolfgang Pikal juga akan bicara dengannya. Setelah itu saya akan membuat keputusan, apakah dia akan dicoret atau tidak," ujar Riedl.

Dalam kesempatan terpisah, Manajer Timnas Adjie Massaid menilai Okto pantas diberi sanksi. Namun menurutnya, Riedl juga sebaiknya mempertimbangkan niat baik Okto yang  memilih untuk kembali ke Jakarta seusai SFC melawan Persipura.

"Masalah Okto biarlah diselesaikan oleh Riedl secara kekeluargaan. Ini ibarat masalah antara anak dan ayahnya," kata Adjie kepada wartawan. "Okto tentu saja harus mendapat sanksi. Namun, jangan terlalu berat karena dia sudah berniat baik untuk kembali lagi ke Jakarta." (kd)

• VIVAnews

Liga Primer Indonesia dimulai

LPI Setelah sempat terancam tidak mendapatkan izin dari kepolisian, hari ini Liga Primer Indonesia atau LPI akhirnya akan menggelar pertandingan pertama antara kesebelasan Solo FC melawan Persema Malang.

Koresponden BBC di Solo melaporkan upacara pembukaan Sabtu (08/01/11) sore akan dimeriahkan dengan penampilan 1.050 orang penari memakai baju tradisional modern, dan pengibaran bendera 19 klub yang mengikuti gelaran LPI.

Animo masyarakat juga terlihat tinggi terlihat dari penuhnya Stadion Manahan yang berkapasitas 25 ribu tempat duduk.

Arifin Panigoro selaku penggagas LPI sudah berada di stadion bersama dengan Walikota Solo Joko Widodo dan Ketua PSSI Solo Rudi Hadiatmo.

Kehadiran Ketua PSSI Solo ini semakin menguatkan dugaan adanya perpecahan ditubuh PSSI. Selama ini sejumlah pengurus daerah PSSI memang banyak yang membelot dari induk persepakbolaan Indonesia tersebut.

Pengurus teras PSSI yang diketuai oleh Nurdin Halid diketahui sangat menentang pelaksanaan LPI sebagai ajang tandingan bagi Liga Super Indonesia yang selama ini digelar oleh PSSI. bahkan sebelum LPI digelar, PSSI sempat memperkarakan LPI dengan alasan liga tersebut ilegal karena tidak diakui oleh PSSI.
Izin pemerintah

Tetapi pemerintah Indonesia akhirnya memutuskan penyelenggaraan kompetisi sepakbola Liga Primer Indonesia tidak menyalahi aturan perundangan.

Menteri Negara Pemuda dan Olahraga, Andi Mallarangeng mengatakan sudah menemukan solusinya.

"Urusan izin penyelenggaraan pertandingan dan perlombaan profesional adalah kewenangan Badan Olahraga Profesional Indonesia, BOPI," katanya.

"Kami sudah mendiskusikan dengan pakar-pakar hukum dan pihak kepolisian yang terjepit soal pemberian izin. Dengan ini jelas bahwa izin penyelanggaraan bagi pertandingan profesional cabang olahraga mana saja termasuk sepakbola adalah BOPI," tandasnya.

Kekisruhan antara PSSI dengan penyelenggara LPI juga berimbas kepada seleksi pembentukan tim nasional U-23 yang tengah berlangsung saat ini, karena sejumlah pemain yang dipanggil mengkitu seleksi bermain di LPI.

PSSI sebelumnya mengancam akan mencoret para pemain yang membela klub bermain di LPI. Salah satunya adalah penyerang Irfan Bachdim.

Irfan yang namanya mencuat saat kejuaraan Piala AFF 2010 kemarin ini merupakan pemain inti klub Persema Malang. Tetapi meski tetap memilih untuk bermain di LPI, Irfan tetap dipanggil masuk kedalam skuat U-23 yang disiapkan untuk Sea Games dan Pra Olimpade.

Kompetisi LPI diikuti oleh 19 klub dari berbagai daerah. Dalam keikutsertaannya klub-klub peserta tidak lagi mendapatkan dana bantuan dari anggaran belanja pendapatan daerah melainkan dari konsorsium penyelenggara LPI.

Sumber: http://www.bbc.co.uk

Bawa Tasbih Tiap Bertanding

Cristian Gonzales

Cristian Gonzales menjadi pembicaraan hangat akhir-akhir ini, ya dialah pahlawan indonesia di dua leg Semifinal melawan Filipina. Ia menciptakan 1 gol dengan tandukannya di Leg pertama dan membuat gol indah ke gawang Filipina di leg kedua yang membuat Indonesia berhasil mencapai final untuk berhadapan dengan musuh bebuyutan Malaysia yang telah dahulu menjajakan kakinya dengan menundukkan Vietnam di semifinal.

Siapa sebenarnya Gonzales dan bagaimana sepak terjangnya sehingga ia bisa menjadi pemain Indonesia?

Gonzales memiliki nama lengkap Christian Gerard Alfaro Gonzales dilahirkan di Montevideo, Uruguay, pada 30 Agustus 1976 dari ayah angkatan militer, Eduardo Alfaro; dan ibu seorang suster di rumah sakit Montevideo, Meriam Gonzales. Kedua orangtuanya penganut Katolik yang taat. Gonzales merupakan anak ketiga dari enam bersaudara yang juga tata beragama. Sedikitnya dua hingga tiga kali seminggu dia ke Gereja.

Perkenalannya dengan dunia sepak bola, dimulai ketika dia berusia enam tahun. Semula, ayahnya berharap Gonzales dapat meneruskan jejaknya di militer, namun Gonzales lebih gila bola. Pada tahun 1994 saat usianya 18, pria yang suka warna hitam itu bertemu wanita muslim asal Indonesia kelahiran Pekanbaru, Eva Nurida Siregar di Cile, Amerika latin. Saat itu, Eva menekuni salsa di sekolah Vinadelmar. Gonzales menikah dan hidup bersama dengan Eva Nurida Siregar di Uruguay pada tahun 1995.

Karier sepak bola pria yang memiliki tinggi badan 177 sentimeter itu terus berkembang, mulai dari Klub Penarol Uruguay (1988-1991), South Amerika (1994-1995), Huracan de Carientes Argentina (1997) dan Deportivo Maldonado (2000-2002).

Perkembangan karier Gonzales tidak lepas dari kiprah Eva. Setiap kali pemain sepak bola yang dijuluki “El Loco” (Si Gila) ini mau berangkat bertanding, Amor panggilan sayangGonzales pada Eva, selalu memanjatkan doa kepada Allah. Eva sengaja mengeraskan suara dengan harapan Gonzales dapat mendengarnya.

Kebiasaan itu membuat Gonzales mulai tertarik dengan ajaran Islam. Ia sendiri tidak akan beranjak pergi sebelum Eva selesai berdoa. Berkat doa Eva, Gonzales menemukan kedamaian dan ketenangan. Doa ini pula yang membuat dirinya semakin bersemangat dan optimis setiap kali bertanding di lapangan hijau.

Gonzales juga memerhatikan kebiasaan Eva yang selalu mengucapkan Bismilah ketika mau melakukan sesuatu atau mengucapkan Istighfar ketika dihadapkan pada konflik, juga Alhamdulillah sebagai ucapan syukur.

Setiap kali berangkat bertanding Gonzales selalu membawa tasbih dan beberapa buku doa di tasnya. Pada saat membela tim Persib Bandung, pria berkalung ayat kursi ini menggunakan nomor punggung 99 yang merupakan isyarat asma Allah yang dikenal dengan asmaul husna.

Perjalanan karier pemain yang menjadi warga negara Indonesia lewat naturalisasi itu tidak selalu mulus. Berkat dorongan dari guru dan penasihat spiritualnya, sejak menjadi muallaf, membuatGonzales bangkit lagi dari keterpurukan dan terus menunjukkan kelasnya sebagai bintang lapangan.

Ustaz Mustafa, di Masjid Agung Al-Akbar Surabaya, membantu proses Gonzales masuk Islam. Gonzales juga memiliki guru spiritual lain yakni Hj Fatimah asal Mojosari, Mojokerto, dan Hj Nurhasanah atau yang biasa disebut Bunda, pemimpin majelis dzikir An Nur di Gresik.

Menurut Bunda, kondisi Gonzales sempat labil apalalagi saat perjalanan kariernya diwarnai pernik-pernik persoalan. Pada tahun 2004, Gonzales bermasalah dengan Abu Shaleh, Pengurus Daerah Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Banten saat PSM Makassar menjamu Persikota Tanggerang. Tahun 2006, Gonzales bermasalah dengan Emanuel de Porras, striker PSIS Semarang. Gonzales berurusan dengan wasit Rahmat Hidayat saat melawan Pelita Jaya, Jawa Barat pada 2007.

Pada tahun 2008 Gonzales berurusan dengan Erwinsyah Hasibuan, pemain belakang dari PSMS Medan. Kondisi Gonzales semakin labil saat Komisi Disiplin PSSI memberi sanksi dilarang bermain selama setahun akibat memukul bek PSMS itu. Saat itu kondisi ekonomi keluarganya juga terpuruk, kata Bunda.

Bunda mengingatkan agar Gonzales pantang putus asa. Dia layak menjadi bintang dan masuk Tim “Merah Putih”. Gonzales diminta lebih banyak berdzikir dan selalu meminum air telah disertai doa dan khataman Al-Quran. Bunda membekali Gonzales dengan berbagai macam kalimat dzikir agar selalu ingat kepada Tuhan yang Maha Kuasa.

Gonzales pun kemudian sukses meraih top skor pada musim kompetisi Indonesia Superliga 2009 bersama klub Persib Bandung dengan mencetak 14 gol. Pamor Gonzales bersinar lagi dan dipanggil untuk memperkuat Tim Nasional. [but]

Sumber: ketaketik.com

Indonesia VS Malaysia

Indonesia bakal bertemu dengan Malaysia di Final AFF SUZUKI CUP 2010.

Leg pertama / first-leg akan di laksanakan di Kuala Lumpur, Malaysia (BUKIT JALIL NATIONAL STADIUM, KUALA LUMPUR)

26 Dec Malaysia vs Indonesia

Leg ke-dua / Second-leg – Jakarta, Indonesia (GELORA BUNG KARNO STADIUM, JAKARTA)

29 Dec Indonesia vs Malaysia

Buat TKI dan orang Indonesia yang sedang ada di Malaysia, dukung TIMNAS.

>>>> Foto GELORA BUNG KARNO STADIUM :

GELORA BUNG KARNO STADIUM, JAKARTA GELORA BUNG KARNO STADIUM, JAKARTA GELORA BUNG KARNO STADIUM, JAKARTA GELORA BUNG KARNO STADIUM, JAKARTA GELORA BUNG KARNO STADIUM, JAKARTA

>>>> Foto BUKIT JALIL NATIONAL STADIUM :

BUKIT JALIL NATIONAL STADIUM, KUALA LUMPUR BUKIT JALIL NATIONAL STADIUM, KUALA LUMPUR BUKIT JALIL NATIONAL STADIUM, KUALA LUMPUR BUKIT JALIL NATIONAL STADIUM, KUALA LUMPUR BUKIT JALIL NATIONAL STADIUM, KUALA LUMPUR

Riedl Marah Timnas Banjir Kartu

Riedl Marah Timnas Banjir Kartu

Pelatih timnas Indonesia, Alfred Riedl (kanan) & asistennya Wolfgang Pikal

Riedl telah meminta pemainnya untuk menghindari pelanggaran yang tidak perlu.

VIVAnews - Indonesia harus tampil ekstra hati-hati saat bertemu Malaysia di leg 1 final Piala AFF 2010, Minggu 26 Desember 2010 nanti. Pasalnya, lima punggawa Garuda telah mengoleksi kartu kuning.

Kelima pemain tersebut adalah Christian Gonzales, Oktovianus Maniani, Hamka Hamzah, Muhamad Ridwan dan Ahmad Bustomi. Dua kartu kuning pertama didapat pada leg 1 dan sisanya di leg 2 semifinal melawan Filipina.

Pelatih Alfred Riedl telah meminta pemainnya untuk menghindari pelanggaran yang tidak perlu. Karena itu, Riedl sangat berang ketika Ridwan dan Bustomi terpancing provokasi lawan di semifinal 2, Kamis lalu.

Ridwan dan Bustomi diganjar kartu kuning karena terlibat keributan dengan pemain Filipina, Anton Del Rosario. Bustomi terprovokasi setelah Rosario melakukan pelanggaran keras kepada rekannya Muhammad Nasuha.

Melihat Bustomi cekcok dengan Rosario, Ridwan juga ikut terprovokasi. Pemain Sriwijaya FC itu pun ikut menghampiri Rosario sehingga akhirnya diganjar kartu kuning oleh wasit Bahrain, Ali Hasan Ebrahim Abdulnabi.

Riedl usai memimpin pasukannya latihan, Selasa 21 Desember 2010, mengaku sangat marah kepada para pemainnya itu. Menurutnya, dua kartu kuning tersebut tidak perlu terjadi bila keduanya bisa meredam emosi.

"Saya sangat marah ketika itu. Namun, kami tidak bisa berbuat apa-apa lagi," kata Riedl, Selasa 21 Desember 2010. "Jika satu dari lima pemain kami mendapat kartu lagi, dia tidak akan bisa tampil di final leg 2 nanti," kata Riedl.

Meski demikian, Riedl belum memberikan pesan khusus kepada para pemainnya tersebut. Menurutnya, hal tersebut belum terlalu penting mengingat pertandingan baru digelar lima hari lagi.
"Saat ini, belum waktunya memberikan saran apapun kepada mereka karena pertandingan masih lama," tandasnya.

• VIVAnews

15 Stadion Terbesar Di Dunia

1. Rungrado May Day Stadium
Terletak di Pyongyang, Korea Utara dan mampu menampung 150.000 penonton


2. Salt Lake Stadium
Terletak di Calcutta, India dan mampu menampung 120,000 penonton


3. Estadio Azteca
Terletak di Mexico City, Mexico Mexico dan mampu menampung 114,465 penonton

4. Bukit Jalil National Stadium
Terletak di Kuala Lumpur, Malaysia dan mampu menampung 110,000 penonton


5. Jawaharlal Nehru Stadium
Terletak di New Delhi, India dan mampu menampung 100,000 penonton


6. Melbourne Cricket Ground
Terletak di Melbourne, Australia dan mampu menampung 100,000 penonton


7. Camp Nou
Stadion ini di miliki oleh klub sepak bola BARCELONA, stadion ini terletak Barcelona, Spain yang mampu menampung 98,772 penonton


8. Est dio do Maracan
Terletak di Rio de Janeiro, Brazil mampu menampung 95,000 penonton


9. Wembley Stadium
Stadion ini adalah stadion kebanggaan warga Inggris terletak di London, England mampu menampung 90,000 penonton


10. Azadi Stadium
Terletak di Teheran, Iran stadion ini mampu menampung 90,000 penonton


11. Gelora Bung Karno Stadium
Stadion terbesar di Indonesia ini yang terletak di Jakarta, Indonesia mampu menampung 88,000 penonton


12. Luzhniki Stadium
Stadion ini terletak di Moscow, Russia mampu menampung 84,745 penonton


13. Telstra Stadium
Stadion ini terletak Sydney, Australia mampu menampung 83,500 penonton


14. Olimpiyskiy
Stadion ini terletak di Kyiv. Ukraine mampu menampung 83,450 penonton


15. Stadion Giuseppe Meazza
Stadion ini adalah stadion dari 2 klub besar di Italia yaitu Inter Milan dan AC Milan, tapi Untuk Stadion AC Milan Stadion ini bernama SAN SIRO, stadion ini terletak di Milan, Italia mampu menampung 82,955 penonton

 

Sumber: romanceok.blogspot.com

"Pak SBY Nonton Bulutangkis Juga Dong"

"Pak SBY Nonton Bulutangkis Juga Dong"

Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono Saksikan Timnas di SUGBK.

 
SOLO - Dukungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kepada Timnas Indonesia yang kini tengah berjuang di pentas AFF Cup 2010 membuat iri sebagian pencinta bulutangkis.
Ya, kehadiran RI 1 di laga semifinal kontra Filipina sedikit banyak telah menimbulkan kecemburuan dari penggemar olahraga di luar sepakbola, khususnya bulutangkis.
Lewat sebuah pesan di wall comment yang sengaja disiapkan panitia acara penggalangan dana ''Bulutangikis Peduli Merapi'' mereka menyampaikan harapan untuk bisa mendapatkan perlakuan serupa.
''Pak SBY nonton bulutangkis juga dong, dijamin pasti ketagihan,'' tulis seorang penggemar bulutangkis.
Reaksi tersebut dinilai cukup wajar mengingat sebagai salah satu cabang olahraga yang telah mengharumkan nama bangsa, bulutangkis merasa kurang dilirik oleh SBY atau pejabat negara lainnya.
Meskipun menyampaikan pesan seperti itu, tidak berarti penggemar bulutangkis menolak memberikan dukungan kepada Timnas. Dalam tulisan lainnya mereka mengharapkan agar Indonesia bisa terus maju di segala bidang termasuk sepakbola.
''Maju Indonesia, maju ekonominya, maju bulutangkisnya, maju sepakbolanya. (hmr)

Sumbre: sports.okezone.com

Hadapi Malaysia, SBY Minta Timnas Tak Lengah

Hadapi Malaysia, SBY Minta Timnas Tak Lengah

SBY nonton bola (Biro Pers Istana Presiden/Abror Rizki)

Timnas diminta terus berkonsentrasi menghadapi final pada 26 dan 29 Desember mendatang.
VIVAnews - Kegembiraan terpancar dari wajah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono setelah memastikan timnas Indonesia masuk ke babak final Piala AFF 2010. 

"Alhamdulillah... alhamdulillah, kita bisa masuk final," kata SBY kepada wartawan di VVIP Stadion Gelora Bung Karno, Minggu 19 Desember 2010.

SBY tampak puas dengan penampilan agresif timnas besutan Alfred Riedl. SBY yang didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono kagum dengan serangan-serangan yang dibangun timnas saat menghadapi Filipina di leg kedua semifinal AFF 2010. 

"Anak-anak kita bermain baik, serangannya ada. Pertahanannya kuat, tapi jangan lengah," kata SBY. Timnas diminta terus berkonsentrasi menghadapi final pada 26 dan 29 Desember mendatang. Dalam laga final, Indonesia yang malam ini unggul 1-0 ats Filipina, akan menghadapi Malaysia. 

"Minta doanya supaya menang," kata SBY.

Apakah pemerintah akan memberikan apresiasi untuk para pemain? Sambil berjalan SBY hanya berkata,"Nanti ada saatnya."

Kemenangan Indonesia atas Filipina dipersembahkan Christian 'El Loco' Gonzales  lewat gol cantiknya di menit 43.
Sementara di luar stadion, ribuan penonton yang tidak kebagian tiket, ikut merayakan kegembiraan. Di antara ribuan suporter, terdapat ratusan The Jak Mania. Begitu wasit meniupkan peluit panjang, mereka langsung melakukan selebrasi. Mulai dari  memukul gendang, meniup terompet dan menyanyikan lagu 'Garuda di Dadaku'.

Mereka menyanyi sambil berjalan mengelilingi stadion. "Senang banget bisa menang," kata salah satu suporter The Jak. Aksi The Jak mengundang simpati penonton lainnya. Mereka pun ikut bergabung merayakan kemenangan Timnas Indonesia atas Filipina.

Aksi yang digelar mulai dari pintu IX ini dilakukan dengan tertib. (umi)
Suer: VIVAnews.com

Denah Stadion Gelora Bungkarno

Ini ni denah dan daftar harga tiap Tribune…… Bagi para Seporter TIMNAS yang mau nonton langsung Piala AFF di Stadion Gelora Bunkarno (GBK) Silahkan pilih yang mana yang cocok buat kalian…. ! Rolling on the floor laughingDenah Stadion Gelora Bungkarno

Klik Gambar untuk Memperbesar

Wajah Skuad Filipina, Wajah Lawan Kita

Wajah Skuad Filipina, Wajah Lawan Kita

Dari sebelas pemain, delapan adalah pemain naturalisasi yang pernah merumput di Eropa.

Kiper Neil Leonard DulaVIVAnews - Filipina tampil mengejutkan dalam laga kompetisi sepakbola paling bergengsi se Asia Tenggara, Piala AFF Suzuki 2010. The Azkals--julukan timnas Filipina--berhasil memukul juara bertahan Vietnam dan menahan seri Singapura. Untuk pertama kali sejak Piala AFF digelar, Filipina masuk semifinal.

Timnas asuhan pelatih muda SImon McMenemy ini berhasil lolos ke babak empat besar setelah menjadi runner up Grup B. Ini suatu prestasi membanggakan buat Filipina yang sebelumnya bahkan tak diunggulkan untuk lolos dari Grup B bersama Vietnam, Singapura, dan Myanmar.
Namun Filipina yang sekarang berbeda dengan Filipina yang dikalahkan Indonesia 13-1 di Piala AFF 2002 lalu. The Azkals yang sekarang dipenuhi pemain naturalisasi.
Kombinasi pemain asing dan lokal Filipina itu menjajal Skuad Garuda di babak semifinal pertama 16 Desember 2010 lalu. Tak disangka-sangka, Phil Younghusband dan kawan-kawan sanggup bermain lepas dan seakan kebal dari raung dukungan dan teror 80 ribu suporter Merah Putih yang memenuhi Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
Pengalaman bertanding di laga internasional tampaknya menjadi kunci yang membuat para pemain Filipina tak mudah demam panggung. Siapa saja mereka dan apa pengalaman sebelas pemain Filipina ini. Berikut profil mereka.


1. Kiper Neil Leonard Dula

Bernama lengkap Neil Leonard Dula Etheridge, kiper muda kelahiran 7 Februari 1990 ini memiliki darah campuran Inggris-Filipina. Etheridge yang sempat berposisi sebagai strikersudah bergabung dengan klub lokal di London sejak usia sembilan tahun.

Bahkan di tahun 2003, pemain bertinggi 191 cm ini bergabung di Akademi Chelsea. Di sinilah dia bertemu kakak-beradik James dan Phil Younghusband yang akhirnya juga membela Filipina.

Kiper tim nasional Filipina, Neil Etheridge (kiri)

Lima tahun kemudian Etheridge bergabung dengan Fulham sebelum dipinjamkan ke Leatherhead. Namun setahun sebelumnya, tepatnya di tahun 2007, Etheridge sempat menolak pinangan Federasi Sepakbola Filipina (PFF) untuk membela negara kelahiran ibunya. Sesudah mematangkan berbagai pertimbangan, mantan striker ini pun akhirnya turun membela The Azkals.
2. Robert James Dazo Gier

Sama seperti Etheridge, Gier pun memiliki darah campuran Inggris-Filipina. Dalam kurun waktu 2000-2009, pria 30 tahun ini sudah tujuh kali berganti klub di Inggris. Penampilan terbanyaknya dicatat bersama Rushden & Diamonds dengan 67 kali kali merumput.

Robert James Dazo Gier
Gier dipanggil membela The Azkals pertama kali di tahun 2009 untuk Kualifikasi Piala AFF 2010. Debut pemain bertinggi 178 cm ini bersama Filipina tercatat pada 14 April 2009 melawan Bhutan.
3. Anton Edward

Bernama lengkap Anton Edward Quimson del Rosario, dia lahir 28 tahun lalu di San Fransisco, California, Amerika Serikat. Del Rosario merupakan pemain campuran AS-Filipina yang menghabiskan beberapa tahun masa mudanya di Filipina.

Anton Edward
Kecintaannya pada sepakbola dan Filipina membuat namanya masuk timnas sejak tahun 2000. Sayangnya debut Edward baru terjadi empat tahun kemudian saat melawan Myanmar. Sebagai bek kanan, del Rosario baru mencetak gol pertamanya di tahun 2007 lewat tendangan bebas dari jarak 30 yard saat melawan Brunei Darusalam.
4. Roel Jimena Gener

Gener merupakan pemain yang membela angkatan bersenjata Filipina dan merupakan salah satu yang tertua di kompetisi AFF 2010. Usia Gener sudah masuk 36 tahun dan kemungkinan ini adalah kompetisi internasional terakhirnya bersama The Azkals.

Roel Jimena Gener

5. Jason Nicolas Mari Dantes de Jong

De Jong merupakan pemain yang menghabiskan karir profesionalnya bersama klub asal Belgia dan Belanda. Klub yang saat ini dibelanya, Veendam, mendatangkan de Jong dari klub Divisi Dua Belgia, Turnhout. Berdarah campuran Belanda-Filipina, de Jong sebenarnya ditawari membela Belanda U-19. Namun gelandang 20 tahun ini menolak dan memilih membela Filipina. Uniknya, de Jong bukan cuma membela timnas sepakbola, tapi juga tim futsal Filipina.
6. James Younghusband

Inilah kakak striker Phil Younghusband. Keduanya hanya berbeda setahun. James Joseph Placer Younghusband merupakan gelandang keturunan Inggris-Filipina.

Hamka Hamsah berebut bola dengan pemain Filipina James Younghusband
Dari semua pemain The Azkals, Younghusband bersaudara merupakan yang paling berpengalaman merumput di Eropa. James sudah menerima beasiswa dari Chelsea di usia 10 tahun. Namanya bahkan tampil di beberapa pertandingan tim junior The Blues.
Namun ketika promosi ke tim senior pada tahun 2005, James tidak pernah diturunkan dalam satu pertandingan pun. Sesudah itu dia berpindah-pindah ke Wimbledon, Staines Town, Woking, dan Farnborough.
7. Nestorio Junior Braga Margarese

Margarese merupakan pemain yang hampir sama uzurnya dengan Gener. Usianya sudah masuk 34 tahun dan membela angkatan bersenjata Filipina. Dengan tinggi 168 cm dan berat 54 kg, dia merupakan gelandang ideal yang cukup merepotkan.

Timnas Filipina rayakan kemenangan

8. Ian Bayona Araneta

Araneta merupakan saksi hidup ketika Filipina dipermalukan Indonesia 13-1 di Piala AFF 2002. Saat itu striker yang bisa turun jadi gelandang ini masih berusia 20 tahun. Araneta masuk sebagai pemain pengganti saat kedudukan 9-0 untuk tim Merah Putih.

Ian Beyona Araneta
Sebelum leg pertama berlangsung Kamis kemarin, Araneta sudah menegaskan tekadnya untuk membalas dendam pada Indonesia.
9. Ray Anthony Pepito Jonsson

Bek kiri berusia 31 tahun itu merupakan pemain berdarah campuran Filipina-Islandia. Jonsson bahkan sempat memperkuat tim U-21 Islandia pada 2001, namun tak dipanggil masuk timnas senior negara tersebut. Jonsson tak menyia-nyiakan tawaran Federasi Sepakbola Filipina (PFF). Begitu ditawari, pemain yang berlaga bersama Völsungur itu setuju untuk memperkuat Filipina melewati kualifikasi Piala AFF 2010.

Ray Anthony Pepito Jonsson
Debut pemain Grindavik--klub Premier League Islandia--di Timnas Filipina ini dimulai saat The Azkals menghadapi Macau pada 12 Oktober 2010. Dalam pertandingan itu, Jonsson sukses mengawal pertahanan Filipina tak kebobolan dan menang 5-0.
10. Christopher Greatwich

Bernama lengkap Christopher Robert Barbon "Chris" Greatwich, pemain ini memiliki darah campuran Inggris-Filipina. Greatwich pernah merasakan sukses di Inggris saat membela dan meloloskan Brighton and Hove Albion ke Final Piala FA Youth Cup di tahun 2002.
Bukan cuma dia yang mewakili marga Greatwich di Timnas Filipina. Sebab ada dua saudara kandungnya Philip dan Simon Greatwich yang juga masuk skuad. Sayangnya, hanya Chris yang dipanggil untuk Piala AFF 2010.

Christhoper
Chris juga mencatat keunikan sendiri. Dia adalah pemain aktif yang sekaligus berstatus sebagai pelatih. Chris merupakan arsitek tim muda Morris County Colonials U20 di New jersey, Amerika Serikat.
11. Philip Younghusband

Adik James Younghusband ini bernama lengkap Philip James Placer "Phil" Younghusband. James dan Phil tampil fenomenal saat menghadapi Indonesia di leg pertama, Kamis lalu.

Pemain Filipina Philip Younghusband berusaha melewati pertahanan Indonesia

Itu bukan cuma karena permainan impresif mereka, tapi juga karena kesempurnaan fisik keduanya. Berwajah tampan dan bertubuh atletis, dua kakak beradik ini tak henti dielu-elukan para penonton wanita yang histeris melihat aksi mereka di lapangan hijau. (kd)

Sumber:  VIVAnews.com

Taufik Hidayat Peringkat 2 Dunia

Taufik Hidayat

Peringkat Taufik jauh lebih baik dibanding musuh bebuyutannya, Lin Dan.

VIVAnews - Pebulutangkis Indonesia Taufik Hidayat berhasil naik peringkat dua dunia, menggeser posisi pebulutangkis Denmark Peter Hoeg Gade turun ke posisi tiga.
Dalam daftar rangking yang dirilis Badminton World Federation (BWF), peringkat Taufik jauh lebih baik dibanding musuh bebuyutannya, Lin Dan. Pebulutangkis asal China itu hanya duduk di peringkat enam, naik satu posisi dari peringkat sebelumnya.
Peningkatan rangking juga dialami ganda putra Indonesia Markis Kido/Hendra Setiawan. Keduanya naik satu peringkat ke peringkat tiga dunia, menempel ganda Malaysia Kien Keat Koo/Boon Heong Tan yang duduk di posisi dua.
Sayangnya prestasi ini tidak dibarengi prestasi pebulutangkis putri Indonesia. Para Srikandi gagal menempatkan satu pun wakilnya di peringkat 10 besar dunia. Sedangkan di ganda putri, pasangan Greysia Polii/Meiliana Jauhari merosot dua posisi ke peringkat sembilan.

Sumber: VIVAnews

Media Filipina Kecam Sikap Fans Indonesia

Media Filipina Kecam Sikap Fans IndonesiaVIVAnews - Indonesia berhasil memenangkan pertandingan pertama semifinal Piala AFF 2010 atas Filipina, Kamis 16 Desember 2010. Tim Merah Putih yang bertindak sebagai 'tim tamu' menang tipis 1-0 di  Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan. Sorak-sorai dan gegap gempita para fans Timnas membahana.

Semangat fans Indonesia dalam turnamen ini memang patut diacungi jempol. Tiket masuk Gelora Bung Karno ludes dibeli. Kamis tadi malam itu, Gelora Bung Karno dipenuhi 80 ribu penonton. Nyanyian Garuda di Dadaku berkumandang. Orang-orang datang dengan rupa-rupa atribut. Dari bendera merah putih hingga mencat tubuh sendiri merah putih.

Dukungan model beginian lazim dalam banyak pertandingan sepak bola. Yang tidak lazim adalah bila dukungan itu sudah menganggu sportivitas. Soal sportivitas penonton itulah yang ramai diberitakan media massa Filipina hari ini.

Phil Boxing, Jumat 17 Desember 2010, menulis bahwa pendukung Indonsia menampilkan 'buruknya sportivitas'. "Fans Indonesia memukuli bus tim Filipina saat memasuki komplek Stadion. Meneriakkan caci maki dan menunjukkan bahasa tubuh yang tidak sopan," demikian media tersebut menggambarkannya.
Media itu juga prihatin dengan pengawalan para pemain Filipina. "Ada 3000 tambahan petugas Kepolisian yang ditugaskan di Stadion Bung Karno. Tapi mereka hanya sedikit melindungi bus tim Filipina dari hooligan di luar venue."
Media massa di sana juga mempersoalkan bunyi-bunyian pada saat lagu kebangsaan Filipina diperdengarkan.  Ketika lagu kebangsaan Filipina dikumandangkan, fans Indonesia membunyikan 'vuvuzela' dan meledakkan petasan. Mestinya  tidak boleh dilakukan sebagai tanda penghormatan dan sportivitas antara kedua tim.
Insiden petasan ini juga mengancam kedudukan Indonesia sebagai tuan rumah Final Piala AFF --jika tim Merah Putih lolos ke final. Maka itu Ketua Umum PSSI Nurdin Halid sampai menyampaikan permohonan agar pembakaran petasan bisa dihentikan.
"Kami sudah berikan penjelasan kepada match commisioner dari AFF dan mereka bisa memahami. Tapi, ini tidak boleh terulang di tanggal 19 (Desember) malam. Kalau terjadi, maka kita terancam tidak menjadi tuan rumah di final. Jadi mohon kepada suporter dan masyarakat, tidak boleh ada petasan. Itu dilarang," ujar Nurdin usai pertandingan di mixed zone. 

Sunber: • VIVAnews.com

Peringkat Timnas Indonesia di FIFA Melesat

Peringkat Timnas Indonesia di FIFA Melesat

Timnas Indonesia (ANTARA/Andika Wahyu)

VIVAnews - Sukses di Piala AFF 2010 tanpa terkalahkan sejak babak penyisihan, peringkat Indonesia naik ke posisi 127 dalam daftar peringkat yang dirilis oleh FIFA, Jumat, 17 Desember 2010. Posisi Indonesia naik 8 peringkat dari bulan sebelumnya yang menempati peringkat 135.
Seperti dilansir dari situs resmi FIFA, Indonesia mengumpulkan 211 poin. Peringkat Indonesia mengungguli tiga semifinalis Piala AFF 2010 lainnya yakni Malaysia peringkat 144, Vietnam peringkat 137 sementara Filipina peringat 150 terbawah di Asia Tenggara yang mengikuti Piala AFF.
Sementara Thailand unggul enam poin dari Indonesia dengan berada di peringkat 121, sementara Singapura menurun menjadi 140 yang sebelumnya diperingkat 127 dunia.
Sedangkan di peringkat pertama masih di tempati oleh juara Piala Dunia 2010, Spanyol diikuti Belanda, Jerman, Brazil dan Argentina.
Beberap waktu lalu Deputi Bidang Teknis BTN Iman Arif menyatakan, Indonesia berpeluang memperbaiki ranking dunia bulan Desember saat digelar piala AFF 2010 dan itu terbukti. Peringkat Indonesia akan naik bila timnas Indonesia sukses. "Bila kita sukses di AFF, otomatis peringkat kita naik juga," jelasnya.
Berikut 10 Besar peringkat FIFA Desember 2010:
1. Spanyol 1887
2. Belanda 1723
3. Germany 1485
4. Brazil 1446
5. Argentina 1338
6. Inggris 1195
7. Uruguay 1152
8. Portugal 1090
9. Mesir 1078
10. Kroasia 1075
127. Indonesia 211

Sumber : • VIVAnews.com

Alasan Chris John Tak Bisa Menang KO

image

Pukulan-pukulannya banyak yang menghantam angin.

Chris John berhasil menang angka mutlak saat mempertahankan gelar juara dunia kelas bulu versi WBA melawan Fernando Saucedo. Kemenangan pada pertandingan yang dimainkan hari Minggu, 5 Desember 2010 ini adalah sukses ke 13 Sang Naga dalam mempertahankan gelar.
Walau menang, penampilan petinju berusia 31 tahun itu di Stadion Tenis Indoor Senayan, Jakarta, tidak impresif. Pukulan-pukulannya banyak yang menghantam angin. Padahal Saucedo memilih untuk bertahan di sebagian besar waktu pertarungan.
"Lawan saya bagus. Saya beberapa kali mendaratkan pukulan telak tapi dia sangat bugar. Saya puas dengan kemenangan angka," kata Chris John usai pertandingan.
Pukulan-pukulan Chris memang ada yang mendarat telak. Namun tidak cukup untuk memaksa jatuh Saucedo yang bahkan sering mengeluarkan isyarat agar Chris memukulnya lebih kuat lagi. Target menang sebelum 10 ronde pun tak tercapai.
"Saya awalnya sempat terpancing dan emosi dengan provokasi Saucedo. Tapi pelatih mengingatkan saya untuk tenang."
Chris bisa mempertahankan gelar untuk ke-13 kalinya dengan kemenangan angka mutlak. Tiga juri yang bertugas masing-masing memberikan angka 119-109, 119-109 dan 120-108 semuanya kepada petinju tuan rumah.

• VIVAnews

Kategori

Kategori