Showing posts with label Permainan Pramuka. Show all posts
Showing posts with label Permainan Pramuka. Show all posts
Game : Key Punch

Game : Key Punch

Key Punch
Setiap kelompok harus menemukan 10 nomor yang diacak dan di sebar di lapangan. Mereka harus menyebutkan bersamaan nomor yang ditemukan dengan syarat harus urut dari angka terkecil di tempat menemukannya.

Alat

Disc dengan angka 1-20 atau 30.
Lapangan yang luas

Peserta

Tiap kelompok terdiri dari 10-30 orang

Alokasi Waktu

5 menit untuk briefing
5 menit untuk diskusi kelompok
30 menit untuk pelaksanaan
10 menit untuk diskusi pengambilan kesimpulan

Cara Bermain

  • Siapkan angka dari 1 sampai 20 atau 30. tTiap kali permainan ambil secara acak 10 angka saja.
  • Buat 10 titik di lapangan yang mudah ditemukan peserta, misalnya beri tanda dengan bendera. lalu letakkan 10 angka acak tadi. Letakkan angka di bawah agar peserta harus mendekat untuk melihat angkanya.
  • Tugas tiap kelompok adalah melihat angka-angka tersebut, mengambil angkanya dan meneriakkan bersama-sama angka yang diambilnya. 
  • Aturannya: Saat mengambil dan meneriakkan angka, semua anggota kelompok harus jadi satu, tidak boleh ada anggota kelompok yang terpisah di titik lain.
  • Jika ternyata angka yang diambil tidak urut dari yang terkecil, maka kelompok tersebut dianggap gagal.
  • Beri waktu untuk diskusi merencanakan strategi.
  • Tiap kelompok biasanya akan menggunakan strategi yang berdeda-beda. Tapi strategi terbaik adalah menyebar semua anggota untuk melihat angka-angkanya, lalu berkumpul lagi untuk mengambil angka bersama-sama satu kelompok. karena jika mereka melihat angka bersama-samaakan butuh waktu lebih lama untuk meyakinkan bahwa angka yang mereka temukan adalah angka yang terkecil dahulu.
  • Kelompok dengan waktu tercepat untuk menemukan 10 angka tanpa kesalahan adalah pemenangnya.

Variasi

Buat cerita untuk mendramatisir dan membuat permainan lebih menarik. Misalnya, peserta adalah anti virus komputer yang harus menemukan virus-virus secara berurutuan dari yang terkecil. Jika urutan salah, maka virus akan aktif dan merusak software dalam komputer.

Kesimpulan

Bagaimana cara peserta mengatasi tugas dalam permainan ini?
Apa strategi mereka?
Apa pelajaran yang hisa diambil dari permainan ini?

Sumber:
https://simplescouting.wordpress.com

Permainan Siaga: Tebak benda

Siapkan benda-benda gelas kaca, sendok, kertas, karet dan daun.
Semua siaga membentuk lingkaran. Lalu disuruh balik kanan. Bunda/ Yanda memberi kesempatan kepada siaga satu persatu. Bunda/ Yanda menempelkan satu benda di “tengkuk” salah satu siaga. Siaga tersebut diminta menyebutkan benda apakah itu. Jika benar, semua siaga diajak tepuk tangan.
Benda-benda bisa diganti dengan yang lain, tetapi yang penting memiliki karakteristik yang berbeda. Sehingga jika disentuh kulit, bisa dibedakan rasanya.

Out Door Games (ODG) Pramuka - Meniti Tambang

Salam Pramuka...!!!

Kegiatan seperti apa yang menarik dan menantang untuk peserta didik agar mereka tetap betah dan rajin mengikuti latihan pramuka? Pertanyaan seperti ini beberapa kali muncul di Inbox penulis. Saya sendiri sadar bahwa saya adalah pembina yang berusia masih cukup muda, sehingga pengalaman pun belum seberapa, terutama dalam pembinaan di Gerakan Pramuka. Namun penulis tetap berusaha untuk memberikan sedikit gambaran-gambaran kegiatan yang menarik untuk kakak terapkan di gugus depan masing-masing. Ingat, serumit atau semudah apapun kegiatan tersebut haruslah disukai dan bermanfaat untuk anggota Pramuka pada khususnya dan masyarakat luas pada umumnya.

Kak Hayun (Kwarran Metro Kibang) sedang meniti tambang

Meniti Tambang atau apapun namanya adalah sebuah permainan yang sering kali kita jumpai, dimana ada penjelajahan / hiking / LLAHR / LLDHR atau sejenisnya, disitulah ada rintangan meniti tambang. Walau sederhana, kegiatan ini terbukti tidak membosankan untuk Pramuka, khususnya Pramuka Penggalang.

Peralatan :

  1. Tambang ukuran besar 10-50 meter
  2. Tambang ukuran sedang 10-50 meter
  3. dua buah tiang atau pohon untuk mengikat

Pelaksanaan :

  1. Ikatlah tambang besar pada dua buah tiang yang sangat kuat atau pada pohon yang besar.
  2. Ikatlah tambang yang berukuran sedang 2 meter di atas tambang besar sebagai pegangan.
  3. Akan lebih menantang kalau tambang diikat dengan melewati sebuah sungai yang tidak terlalu dalam, sawah, atau lumpur agar permainan lebih menantang (Ingat!!! Perhatikan keselamatan peserta)
  4. Peserta dapat melewati rintangan satu persatu ada 2-3 orang sekaligus jika tambangnya dirasa cukup kuat.

Demikian sedikit gambaran Permainan yang sederhana, mudah-mudahan dapat menambah sedikit referensi kakak tentang permainan yang menarik dan menantang. Demikian dan terima kasih. Salam Pramuka!!!

Oleh : Pakcik Yahya Siaga

Sumber: http://pasukan-kusumayudha.blogspot.com

Permainan Pramuka Siaga - Transmigrasi Kelinci

Dalam latihan Pramuka Siaga di gugus depan, sangat identik dengan permainan-permainan, bernyanyi dan bertepuk tangan. Sifat kekanak-kanakan Pramuka Siaga harus dapat disalurkan secara baik agar hak anak untuk bermain yang tidak dapat dilakukan di sekolah dapat tersalurkan dengan baik pada saat latihan pramuka. Aneka permainan siaga pun wajib dimiliki oleh setiap pembina Pramuka Siaga, tentu saja yang mengandung nilai-nilai yang baik, seperti keagamaan, kesehatan, ketelitian dan lain sebagainya. Permainan haruslah permainan yang dapat disukai oleh anak-anak siaga, jangan permainan yang terlalu serius atau berbahaya. Salah satu permainan yang sederhana adalah permainan Transmigrasi Kelinci.
Tujuan permainan Transmigrasi Kelinci ini bertujuan untuk memupuk keberanian sambil mengenal sedikit tentang apa itu Transmigrasi.

Permainan Pramuka Siaga - Transmigrasi Kelinci

  1. Pilih satu barung (5-10 anak) untuk menjadi kelompok serigala, sedangkan barung-barung yang lain menjadi kelinci yang akan berpindah dari tempat yang tandus ke tempat yang subur.
  2. Anggota barung (kelinci) lari dengan bebas menyeberangi daerah serigala menuju tempat yang subur untuk mendapatkan makanan.
  3. Kelinci yang tertangkap oleh serigala ikut menjadi serigala atau menjadi tawanan.
  4. Pemenangnya adalah barung yang anggotanya paling sedikit tertangkap.
  5. Secara bergilir, barung menjadi kelompok serigala.

Untuk mengembangkan fantasi dan daya imajinasi anak-anak siaga, memupuk rasa sayang binatang dan sesama teman, Yanda/Bunda menutup acara latihan dengan cerita "Anak Kelinci Cerdik".
Ada 200 ekor kelinci kelaparan, badannya kurus karena kurang mendapat makanan. Rumahnya berada di seti hutan yang gundul dan tandus, rumputnya kering di musim kemarau. Dua ekor anak kelinci yang cerdik mencari makanan yang jauh dari rumahnya. Lalu mengajak teman-temannya pindah ke tempat subur yang rumputnya segar dan subur. Waktu berpindah melalui tempat serigala buas, tetapi selamat. Pindah ke tempat subur ini disebut dengan Transmigrasi.
Demikian sedikit permainan yang penulis kutip dari Karang Pamitran Nasional I 1983. Semoga bermanfaat untuk kita semua. Salam Pramuka!!!

 

 

Sumber: http://pasukan-kusumayudha.blogspot.com

Rantai Nama

Rantai Nama

Tujuan:

Permainan ini dimaksudkan bagi kelompok yang belum saling kenal nama masing-masing, agar lebih akrab, serta memberi pengalaman tampil di depan forum.

Langkah-langkah :

a. Peserta besama pemandu berdiri di dalam lingkaran.

b. Pemandu menjelaskan aturan permainan sebagai berikut :

  1. Salah seorang menyebutkan namanya dengan suara keras agar terdengar oleh setiap peserta.
  2. Kemudian peserta yang berdiri di sebelahnya (kiri atau kanan) menyebutkan nama peserta pertama tadi ditambah dengan namanya sendiri.
  3. Peserta ketiga menyebutkan nama peserta pertama dan kedua ditambah dengan namanya sendiri, begitu seterusnya sampai selesai.

c. Proses ini diulangi lagi dengan arah berlawanan, dimulai dari peserta yang terakhir menyebutkan rantai nama tersebut. Variasi Buat lingkaran, setiap peserta secara bergiliran menyebutkan nama panggilan, umur, tempat asal, pekerjaan, lalu peserta yang lain menirukan, begitu seterusnya sampai selesai satu putaran. Putaran kedua, semua peserta mengulangi lagi secara bersama-sama data pribadi tersebut, dengan urutan seperti semula.

Menggambar bersama

Menggambar bersama

Latar Belakang Sebuah kelompok baru dapat berfungsi sebagaimana mestinya apabila terjadi komunikasi antar orang-orang yang terlibat di dalamnya.

Tujuan:

Peserta menyadari arti pentingnya komunikasi dalam suatu kelompok.

Langkah-langkah :

1. Peserta dibagi dalam kelompok kecil (5 orang) dan setiap anggota kelompok memiliki nomor urut sendiri-sendiri dari nomor 1 sampai 5.

2. Tiap kelompok mendapat selembar kertas plano dan sebuah spidol untuk menggambar.

3. Secara berurutan setiap menit, setiap orang dalam kelompok masing-masing diminta menggambar pada kertas plano yang ada, dengan syarat : tidak boleh bertanya atau bicara satu sama lain, setiap orang menggambar apa yang dimaui dan dipikirkan sendiri, kemudian dilanjutkan oleh yang lain pada kertas yang sama menurut apa yang dimaui dan dipikirkan sendiri pula, dan seterusnya sampai seluruh anggota kelompok memperoleh bagian waktunya masing-masing untuk menggambar.

Bahan Diskusi :

a. Berapa kelompok yang mampu menghasilkan gambar yang utuh dan jelas?

b. Apa kesan dan perasaan setiap orang terhadap hasil gambar kelompoknya?

c. Bagaimana seharusnya proses yang ditempuh agar hasil kerja bersama itu memuaskan semua orang dalam kelompok yang bersangkutan ?

Menggambar Wajah

Menggambar Wajah

Tujuan :

a. Membantu peserta untuk memandang langsung ke dalam mata pasangannya, saling mengenal cirri-ciri wajahnya, dengan harapan hal ini bisa membantu peserta untuk saling terbuka dan tidak lagi kikuk dengan yang lainnya.

b. Melatih peserta satu cara sederhana tentang menggambar dan menghilangkan perasaan peserta bahwa mereka tidak mampu menggambar.

Langkah-langkah :

a. Dengan sehelai kertas setiap pasangan saling berhadapan dan mulai menggambar wajah pasangannya. Bisa mulai dari mana saja tetapi tidak boleh melihat kertas sama sekali.

b. Gerakkan tangan mengikuti arah gerak pandangannya yang menelusuri garis wajah pasangannya.

c. Setelah selesai menggambar, masing-masing pasangan bergantian mewawancarai pasangannya, mengenai nama, tempat tinggal, pekerjaan, umur, keluarga dan sebagainya. Waktunya cukup 5 menit saja untuk setiap peserta.

d. Kemudian setiap pasangan tampil di depan kelompok memperkenalkan pasangannya dengan cara menunjukkan gambar pasangannya sambil menyebutkan :”Nama saya…(nama pasangannya), tempat tinggal….dan seterusnya.

Menggambar Rumah

Menggambar Rumah

Pengantar Latihan ini bisa digunakan untuk mendiskusikan kerjasama dan pengawasan di dalam kelompok. Kadang kita mengira bekerjasama dengan orang lain, padahal dalam kenyataan kita hanya mengawasi seluruh proses, tanpa kita sadari.

Langkah – langkah

a. Mintalah peserta untuk berpasangan

b. Peganglah bolpoin / pensil bersama - sama sedemikian rupa sehingga keduanya bisa menulis dan menggambar.

c. Di atas kertas yang dibagikan, keduanya menggambar secara bersama - sama dan menuliskan judulnya.

d. Selama menggambar dan menulis dilarang berbicara.

Bahan diskusi

a. Bagaiman perasaan dan reaksi anda selama menggambar tadi?

b. Factor apa yang membantu dan menghambat anda selama menggambar tadi?

Kemudian, mintalah peserta membentuk kelompok 4 (dua pasangan bergabung) untuk mendiskusikan apkah ada hubungan antara pengalaman tadi dengan kenyataan sehari - hari dan masalah kerjasama.

Waktunya cukup Digunakan 15 menit saja, lalu setiap kelompok kecil mempresentasikannya di hadapan kelompok besar.

Pecah Balon

Latar Belakang:       School

Bila peserta terlalu banyak menguras pikiran atau berdebat tanpa penyelesaian yang memuaskan pada kegiatan sebelumya, hal ini akan sangat mempengaruhi konsentrasi mereka untuk mengikuti kegiatan berikutnya.

Tujuan:   Light bulb

Memberikan kesegaran kepada peserta dengan melampiaskan emosinya.

Langkah-langkah :   Pointing up

a. Bagikan kepada setiap peserta sebuah balon dan seutas tali raffia (kira-kira sepanjang 2 jengkal).

b. Mintalah mereka meniup balon masing-masing.

c. Mintalah mereka mengikatkan balon tersebut di kaki kirinya.

d. Mintalah seluruh peserta berdiri di tengah ruang belajar.

e. Jelaskan kepada peserta bahwa tujuan kegiatan ini adalah memecahkan balon orang lain sebanyak mungkin dengan cara menginjak balon-balon tersebut.

f. Beri aba-aba untuk mulai.

g. Bahas bersama peserta apa saja yang mereka rasakan, lihat dan dengar selama kegiatan tadi. Kenapa begitu ? Apa kesimpulan yang dapat ditarik?

h. Sekarang topik yang direncanakan sudah bisa dimulai.

Bahan-bahan :     Money

Balon dan tali raffia sebanyak jumlah peserta

Mutiara Dalam Guci

Tujuan:    Light bulb

Merangsang kreativitas dan keberanian peserta untuk berpendapat.    

Langkah-langkah :    Pointing up

a. Gambarlah sebuah guci dengan berisi berbagai benda di dalamnya, di papan tulis (atau di tempat yang bisa dilihat oleh sluruh peserta).

b. Katakan kepada peserta bahwa itu adalah gambar sebuah guci yang berisi penuh dengan bermacam kerilik, pecahan beling, dan batu-batu yang tidak berguna. Di bagian dasar ada mutiara yang sangat mahal harganya.

c. Tanyakan kepada peserta, bagaimana caranya mengeluarkan mutiara itu dalam waktu yang singkat dan gampang.

d. Diskusikan apa hikmah yang bisa dipetik dari permainan ini.

Lingkaran Berbelit

Lingkaran Berbelit

Tujuan:

Menyadarkan peserta tentang pentingnya rasa 1 tim untuk memudahkan proses belajar dan bekerja dalam kelompok.

Langkah-langkah :

a. Peserta berdiri dalam lingkaran, lalu menjulurkan kedua tangannya ke depan. Kemudian memegang tangan 2 peserta lainnya (missal : tangan kiri memegang tangan si A, tangan kanan memegang tangan si B) sampai membentuk suatu belitan besar.

b. Semua kerjasama untuk coba membentuk kembali lingkaran sempurna tanpa melepaskan tangan yang dipegang dan tanpa berbicara.

Bermain Tali

Bermain Tali

Latar belakang Dalam segala hal, selalu akan kita hadapi berbagai masalah, dan kita tidak akan dapat terhindar dari masalah itu. Melalui kegiatan ini kita akan dihadapkan dengan suatu masalah dan bagaimana kita dapat keluar dari masalah itu. Bahan Tali raffia

 Langkah – langkah

a. Potong tali raffia dengan ukuran 1,5 m dan bagikan kepada setiap peserta

b. Minta mereka berpasangan - pasangan, lalu masing - masing ujung tali yang satu diikatkan ke tangan sebelah kiri. Sebelum mengikat tali yang satu lagi ke tangan kanan, silangkan tali tersebut ke tali pasangannya, kemudian ikatlah ke tangan masing - masing, ingat, sebaiknya iaktan tidak terlalu kencang

c. Setelah itu minta mereka untuk dapat melepaskan diri dari ikatan tadi tanpa melepaskan ikatan tali

d. Jika ada pasangan yang berhasil melepaskan diri dari ikatan tersebut, mintalah mereka menunjukkan bagaimana cara mereka untuk melepaskan diri kepada teman - teman yang lain.

 Tanyakan kepada mereka apa hikmah dari permainan tersebut

Bercermin

Bercermin

 

Latihan yang menyenangkan ini digunakan untuk mendiskusikan perasaan dan sikap dalam menuntun dan mengikuti orang lain. Acara sore yang baik.

Prosedur :

a. Setiap peserta memilih pasangannya dan berdiri berhadapan dengan tangan ke atas dalam jarak kira-kira sejengkal. Mereka menirukan gerak pasangannya, layaknya sebuah cermin, demikian bergantian sesuai dengan keinginan mereka.

b. Untuk putaran kedua, pasangan meneruskan bercermin, tapi kali ini kedua tangannya bersentuhan dengan lembut.

c. Pada putaran ketiga, mintalah mereka merapatkan tangan dengan kuat, dan melanjutkan menuntun mengikuti bergantian.

Bahan diskusi :

1. Apa bedanya antara ketiga pengalaman tadi ?

2. Bagaimana perasaan anda pada setiap latihan menuntun dan mengikuti tadi ?

3. Adakah persamaan yang anda temukan dalam hal menuntun dan mengikuti dengan kenyataan sehari-hari?

Baut Barisan

Baut Barisan

 

Tujuan :

Agar seluruh peserta bisa berkenalan lebih jauh, fisik maupun sifat-sifat mereka, sekaligus melatih mereka bekerjasama dalam kelompok.

Langkah-langkah :

a. Peserta di bagi dalam 2 kelompok yang sama banyak (bila jumlah peserta ganjil, seorang pemandu bisa masuk ke dalam salah 1 kelompok).

b. Pemandu menjelaskan aturan permainan sebagai berikut :

* Kedua keompok akan berlomba menyusun barisan. Barisan disusun berdasarkan aba-aba pemandu :tinggi badan, panjang rambut, usia dst.

* Pemandu akan menghitung sampai 10, kemudian kedua kelompok, selesai atau belum, harus jongkok.

* Setiap kelompok secara bergantian memeriksa apakah kelompok lawan telah melaksanakan tugasnya dengan benar.

* Kelompok yang menang adalah kelompok yang melaksanakan tugasnya dengan benar dan cepat ( bila kelompok dapat meyelesaikan tugasnya sebelum hitungan ke 10 mereka boleh langsung jongkok untuk menunjukkan bahwa mereka telah selesai melakukan tugas).

c. Sebelum pertandingan di mulai bisa dicoba terlebih dahulu untuk memastikan apakah aturan mainnya sudah dipahami dengan benar.

Dalam Kolam

Dalam Kolam

Peralatan : Sebatang kapur

Jumlah pemain : bebas

Waktu : biasanya 10-15 menit

Tujuan :

  • Melatih kecepatan/refleks
  • Sebagai unsur  hiburan

 

Anak-anak berdiri membentuk lingkaran dan di depan mereka digambar garis dengan kapur. Tiap anak harus menyentuh garis tersebut. Bila

ada perintah “diair”, maka tiap orang melompat

dengan kedua kakinya bersama-sama, masuk ke garis lingkaran. Bila perintah

nya “didarat”,

maka tiap anak melompat mundur. Perintah

yang diberikan harus bervariasi, “diair, didarat, diair, diair”. Satu atau dua orang anak akan

melompat dan jelas mereka akan dikeluarkan. Permainan ini cukup popular dan menyenangkan.

Rebut dan Rampas

Rebut dan Rampas

Peralatan                : Tongkat atau sapu lidi untuk tiap anak
Jumlah pemain      : bebas
Waktu                      : 10 menit
Tujuan                      : – Melatih kecekatan
- Melatih kesetiakawanan
- Unsur hiburan
Semua anak membentuk lingkaran dengan jarak kira-kira 1 meter.. Semakin ahli, jaraknya dapat semakin jauh. Tiap anak memegang tongkatnya hingga berdiri tegak di lantai. Bila ada perintah “ya” tiap anak harus melepaskan tongkatnya dan cepat-cepat menangkap tongkat teman di sebelah kanannya. Bila tongkat itu sudah keburu jatuh, maka ia dikeluarkan. Permainan ini sangat menyenangkan dan dapat bervariasi. Jarak anatr anak dapat diperbesar bila anak-anak sudah mampu, perintah dapat berupa “kiri” atau “kanan”. Bila ingin permainan lebil lama, maka setelah jatuh 3 kali baru dikeluarkan.

Petani dan Pencuri

Petani dan Pencuri

Peralatan                    : Karet gelang atau tali, kantong kacang, atau potongan kain, atau                                             agar kelihatan sungguhan, sebuah apel.
Jumlah pemain          : bebas
Waktu                         : 8-10 menit
Tujuan                        : – Melatih kecepatan
- Unsur hiburan

Anak-anak membentuk lingkaran dan seorang anak, yang jadi pencuri disuruh keluar ruangan. Selagi ia diluar, seorang anak ditunjuk sebagai petani. Sebuah benda ditaruh di tengah lingkaran. Pencuri tadi datang dan berjalan diluar lingkaran. Ia boleh memasuki lingkaran dari mana saja dan mencuri benda itu. Petani harus menangkapnya pada saat pencuri menyentuh benda tersebut. Pencuri itu harus lari keluar dari lingkaran lewat jalan masuk tadi dan ia selamat bila ia dapat keluar tanpa tertangkap. Bila ia tidak tertangkap, maka petani itu harus jadi pencuri dan dipilh petani baru.

AM.Patty

Permainan Mengenali Teman

Peralatan               : Kertas kosong, alat tulis untuk tiap peserta  Email
Jumlah Pemain    : Berapa saja
Waktu                    : 10-12 menit
Tujuan                    :  – Saling mengenal secara lebih mendalam
- Berani Mengungkapkan diri
- Melatih kecerdasan
Pemimpin membagikan kertas kosong kepada semua peserta. Seluruh peserta lalu menulis data pribadi mereka (nama lengkap, data keluarga, status, sekolah/pekerjaan, hobi, alamat, dan sebagainya). Setelah itu kertas yang sudah terisi dikembalikan kepada pemimpin. Lalu pemimpin memberikan lagi secara acak kepada peserta. Pemimpin memberikan waktu 2-3 menit kepada para peserta untuk menghafal data pribadi kawannya itu. Kemudian pemimpin menunjuk kepada salah seorang peserta dan bertanya kepadanya tentang data pribadi yang ia terima. Peserta harus mampu menjawab pertanyaan pemimpin. Sementara itu yang memiliki data pribadi harus memperhatikan benar/tidaknya jawabannya.  Laughing out loud

AM. Patty.

Perkenalan Rahasia

Perkenalan Rahasia

Peralatan                : Kain yang lebar (sprei)
Jumlah pemain      : semua pemain masuk dalam regu
Waktu                     : 10 menit
Tujuan                    : Saling mengenal nama
Peserta dibagi dalam 2 kelompok. Kedua regu saling berhadap-hadapan. Tetapi diantara kedua regu itu dibentangkan kain yang lebar, sehingga kedua regu tidak dapat saling melihat. Permainannya ialah : setiap regu menentukan wakilnya untuk menebak wakil kelompok lain tetapi juga ditebak. Wakil kedua kelompok berlutut berhadapan. Agar supaya lebih seru para pemain ini boleh saling memperlihatkan kaki atau sepatu. Pemimpin menghitung sampai 3 dan pada hitungan ketiga itu kain diturunkan tiba-tiba. Kedua wakil itu harus adu cepat untuk menebak siapa wakil lawannya.Wakil regu yang cepat menebak dengan tepat, mendapatkan angka untuk regunya.
Mencari Dengan Diam

Mencari Dengan Diam

Peralatan               : Perangko
Jumlah pemain     : berapa saja
Waktu                    : bervariasi, tergantung jumlah pemain dan kemampuan                                                          mengobservasi
Tujuan                    : – Melatih kemampuan mengobservasi
- Memupuk inisiatif
Sebuah perangko ditempel di suatu tempat dalam ruangan pertemuan sebelum para peserta datang/tiba. Instruksinya : Tiap peserta harus mencari perangko tersebut dan bila mereka telah melihatnya, mereka harus duduk diam dan tidak boleh berkata apa pun. Akan sangat lucu memperhatikan peserta-peserta terakhir.  Dan tentu saja peserta yang paling akhir duduk adalah yang kalah. (permainan ini dapat juga dimainkan di luar ruangan).

Kategori

Kategori